Yayasan Perkasih Bhakti Luhur Surabaya | Memberi Harapan Bagi Mereka yang Terpinggirkan

Selayang Pandang Wisma Ende


Wisma Bhakti Luhur Cabang Ende beralamat di jalan Woloare A, Kecamatan Ende Utara, Kelurahan Roworena tepatnya di Paroki Sta. Maria Worhonio.

Pada mulanya Bruder ALMA  Bersama anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK/OBK) mengontrak sebuah sekolah tua yakni bekas SMP Nurjaya, Selama 7 Tahun. Wisma ini dibuka pada tanggal 28 oktober 2008 dan diresmikan oleh uskup Agung Ende Mgr. Vinsensius poto kota, Pr. pada tanggal 12 maret 2009.

Berkat dan doa anak-anak disabilitas, dan lewat orang-orang disekitar kami, Tuhan menghadiahkan bagi kami semua sebuah tempat tinggal yang tetap yang saat ini ditempati oleh anak-anak, sehingga pada tanggal 08 oktober 2015 Mgr. Vinsensius Poto Kota Pr. Kembali meresmikan dan memberkati Gedung baru Wisma Bhakti Luhur Cabang Ende ini.

Seiring berjalannya waktu anak-anak yang kami layani sampai sekarang berjumlah 29 orang, 22 orang ada di dalam panti dan diluar panti ada 7 orang. Untuk pelayanan anak di luar panti kami adakan kunjungan  ke rumah.

Riwayat Perjalanan Karya Komunitas Ende Dari Tahun Ke Tahun

Pimpinan ALMA PUTERA serta para dewan waktu itu, Br. Antonius Rahdo dan Br. Siprianus Ani, ALMA. mempersiapkan salah satu anggota ALMA Putera untuk mengembangkan karya ALMA Putera di keuskupan Agung Ende. Mengingat ALMA sudah berkarya di Mundemi, Boanio, Bajawa Dan Boawae maka untuk mengadakan komunikasi antar daerah dan pusat mengalami kesulitan. Karna itu perlu satu rumah di kota Ende. Pada bulan oktober 2008 dewan pimpinan umum ALMA Putera mengutus salah satu anggota ALMA yakni Br. Silvester Ghembo untuk mempersiapkan tempat baru demi pengembangan karya ALMA.

Tanggal 28 Oktober 2008 tiba di Ende dan menginap di salah satu rumah warga keluarga bapak Herman Mau selama 2 minggu. Pada tanggal 29 Oktober 2008 bersama dengan Sr. Edel dari tarekat Putri Wajah Kudus pergi melaporkan diri ke keuskupan Agung Ende bersama bapak Bupati Ende. Pada waktu itu bpk Uskup ada jadwal keluar sehingga tidak sempat bertemu dengan bapak uskup tetapi bertemu dengan pater vikjen dan sekaligus memberi surat dari Dewan ALMA Putera kepada pater vikjen. Vikjen pada waktu itu menerima surat itu dengan senang hati, maka pada tanggal 04 November 2008 Br. Silvester dan Br. Bruno bertemu dengan bapak uskup Ende Mgr. Vinsensius poto kota, Pr. Untuk menceritakan karya dan pelayanan ALMA, saat itu bapak uskup langsung merespon dengan senang hati menerima karya pelayanan ALMA Putera di keuskupan Agung Ende. Bapak uskup sangat menyetujui surat resmi yang dikirim dari dewan ALMA Putera Malang, setelah bertemu dengan bapak uskup maka bertemu juga bapak Bupati Ende. Pada waktu itu langsung menelpon ke kepala Dinas sosial kabupaten Ende untuk membicarakan tentang karya dan pelayanan Br. ALMA dan sistem penanganan, pada waktu itu juga menjelaskan 2 sistem penangan anak disabilitas yaitu Pelayanan dalam panti dan di luar panti, setelah mereka ceritakn karya dan pelayanan dan sistem penangannya bapak bupati dan kepala dinas sosial resmi mengizinkan karya dan pelayanan Br. ALMA di kabupaten Ende. Setalah menghadap semua yang berwewenang dan menjadi tanggung jawab daerahnya dan Gereja setempat Br. Bruno kembali ke Mundemi sebagai pimpinan Komunitas Mundemi, maka Br. Silvester Ghembo mulai mencari rumah kontrakan. Pada waktu itu sempat dicari rumah warga tapi standarnya 6-7 juta pertahun karna biayanya lumayan besar, maka Br. Silvester mencari di tempat lain dan kebetulan mendengar informasi dari warga ada salah satu sekolah yang di tutup karna tidak ada siswa, maka dengan itu Br. Silvester mendekati pemilik Yayasan tersebut untuk dikontrakan oleh ALMA Putera bersama anak-anak disabilitas, pemilik yayasan tersebut menyambut dengan baik sehingga pada tanggal 10 November 2008 mengizinkan gedung sekolah tersebut untuk dikontrak dengan biaya 3 juta pertahun.

Pada tanggal 12 November 2008 Br Silvester bertemu dengan Pastor paroki St. Maria Whoronio Romo Yoseliu Pr. Br. Silvester masuk pertama dan memulai Karya Pelayanan di Ende atas rekomendasi dari Bapak Uskup, Dewan ALMA Putera, Romo Paroki dan Bupati Ende. Br. Bruno saat itu mencari dana biaya kontrakan dan biaya hidup untuk tambahan dari Dewan ALMA Putra yang sat itu biaya yang ada di tanggannya  sebesar Rp.3.000.000. Setelah resmi di terima di paroki St. Maria Whoronio Maka karya pelayanan ALMA Putra mulai menerima anak, anak saat itu berjumlah 3 orang sehingga 23 November 2008 Mahasiswa STPS Praktek melaksanakan KKN  di komunitas Ende sekaligus untuk membantu Karya Pelayanan Br. ALMA di Ende.

Pada tanggal 12 Februari 2009 komunitas Ende mendapat satu tenaga Br. Oferus Kehi. ALMA untuk membantu Karya Pelayanan di komunitas Ende, maka dari tahun 2008-2009 jumlah anak yang di asuh 3 oran dan  Bruder ada 2 orang, Praktikan 1 orang. Pada tahun 2009 Para Br. Memulai pendataan anak. disabilitas di dua kecamatan, kecamatan Ende dan Utara, menemukan anak disabilitas sebanyak 30 anak Data 2009. Jadi data anak di tahun 2009 sebanyak 33 anak dalam panti 3 orang dan luar panti 30. Pada tanggal 04 januari 2009 Bruderan ALMA secara resmi di catat dalam buku STATISTIK ke uskupan Agung Ende sekaligus pemberkatan rumah kontrakan oleh Romo Elu Parera Pr. selaku pastor rekan paroki Whoronio. Pada tanggal 12 Maret 2009 Panti Asuhan Bhakti Luhur Cabang Ende di resmikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende di awali perayaan Ekaristi Kudus yang di pimpin oleh bapak Uskup Agung Ende Mgr. Vinsensius poto kota, Pr . saat itu  dihadiri oleh Bapk Bupati Ende, Ketua DPR Ende, Kapolres Ende, Dandim Ende, Kepala BAPEDA, Kepala Pariwisata, para camat di kota Ende dan seluruh Mosalaki ( tokoh adat) kepala Desa, lurah para pastor setempat biarawan-biarawati dan seluruh umat di paroki Whoronio. pada tahun yang sama komunitas Ende mendapat penambahan tenaga yaitu Br. Hendrikus Manbait, ALMA Selaku sekretaris dan praktikan dari SMPS Saudara Yuventus Eli, Saudara Damianus Asuk, dan Irenius Takitara, pertengahan 2009 sampai tahun 2014 komunitas Ende dijabat oleh Br. Oferus Kehi, sebagai pimpinan komunitas menggantikan Br. Silvester Ghembo yang mengundurkan di dari anggota perserikatan ALMA.

Tahun 2010 Br. Oferus Kehi, ALMA selaku pimpinan komunitas bersama rekannya Br. Hengky ALMA, Praktikan Saudara Yuventus Eli, Saudara Damianus Asuk, dan Irenius Takitara bersama anak asuh dalam panti 11 anak dan di luar panti 25 anak

Tahun 2011  Br. Oferus Kehi selaku pimpinan komunitas bersama rekannya Br. Hengky ALMA, Praktikan Br. Petrus NO Eno. Saudara Yuventus Eli, Saudara Danianus Asuk, dan Irenius Takitara bersama anak dalam panti 13 anak dan di luar panti 26 anak

Tahun 2012  Br. Oferus Kehi selaku pimpinan komunitas bersama rekannya Br. Hengky ALMA, Praktikan Br. Petrus NO Eno. Saudara Oktovianus Kefi, Saudara Sefrianus Ebi,  bersama anak dalam panti 13 anak dan di luar panti 26 anak sekaligus peletakan batu pertama untuk gedung baru yang berjarak 50 meter dari kontrakan lama

Tahun 2013  Br. Oferus Kehi selaku pimpinan komunitas bersama rekannya Br. Hengky ALMA, Praktikan. Saudara Oktovianus Kefi, Sefrianus Abi,  andreas dan saudara Oktavianus bersama anak dalam panti 13 anak dan di luar panti 26 anak

Pertengahan Tahun 2014 Br. Oferus Kehi selaku pimpinan komunitas mendapat tugas baru sebagai Dewan ALMA Putera dan berkarya di Malang, sehingga komunitas Ende di jabat oleh Hendrikus Manbait selaku pimpinan komunitas bersama rekannya Br. Marselinus DP ALMA, selaku bendahara komunitas,  Praktikan. Dan juga peralihan pratikan Saudara Oktovianus Kefi menyelesaikan ID di ganti oleh  saudara Marianus Marno, saudara Sefrianus Abi pindah tugas di komunitas Mundemi,  dan saudara Oktavianus pindah ke Malang.  bersama anak dalam panti 13 anak dan di luar panti 26 anak.

 

Tahun 2015 Br. Hendrikus Manbait selaku pimpinan komunitas bersama rekannya Br. Gabriel Poto Kefi, ALMA Selaku bendahara sementara Br. Marselinus DP ALMA, menyelesaikan KKN dan kembali ke Malang  Praktikan Saudara Ranggi sasmita, Andreas Memang  bersama anak asuh dalam panti 11 anak dan di luar panti 16 anak

Tahun 2016 Br. Hendrikus Manbait masih selaku pimpinan komunitas bersama rekannya Br. Gabriel Poto Kefi, ALMA Selaku bendahara. Sementara pada bulan oktober Br. Marselinus DP ALMA, setelah menyelesaikan studi sastrata satu ia di utus kembali ke komunitas Ende selaku sekretaris dan bertambah satu anggota praktikan Saudra Arfan. Saudara Ranggi sasmita, Andreas Memang,  jadi praktikan saat itu berjumlah 3 orang sementara anak asuh dalam panti 11 anak dan di luar panti 16 anak.

Tahun 2017 pertukaran para Bruder dan pengasuh, saat itu Br. Hendrikus Manbait selaku pimpinan komunitas kembali ke Malang sebagai anggota Dewan di ganti oleh Br. Agustinus Bouk selaku pimpinan Komunitas baru. Sedangkan Br. Gabriel Poto Kefi, ALMA, Selaku bendahara pindah ke komunitas  Sumba Barat di ganti oleh Br. Saverius Gampu yang selaku bendahara, dan Br. Marselinus DP ALMA, pindah ke komunitas Barongtongko Kalimantan Timur, praktikan Saudara Arfan dan Saudara Ranggi sasmita kembali ke Malang untuk melanjutkan studi, saudara Andreas Memang masih tetap sebagai pegawai komunitas, ditambah  pratikan dari STPS saudara Yustinus Taus dari SMPS saudara Robertus Bani dan  Carlos selaku aspiran ALMA, anak dalam panti 8 anak dan di luar panti 12 anak.

Tahun 2018 Br. Agustinus Bouk selaku pimpinan Komunitas baru. Br. Saverius Gampu selaku bendahara, saudara Andreas Memang selaku sekretaris  komunitas,  pratikan dari STPS saudara Yustinus Taus dari SMPS saudara Robertus Bani sedangkan  saudara Carlos selaku aspiran ALMA,melanjutkan tahap pembinaan di Malang, anak dalam panti 18 anak dan di luar panti 10 anak.

Tahun 2019 Br. Agustinus Bouk selaku pimpinan Komunitas. Br. Saverius Gampu selaku bendahara, saudara Andreas Memang selaku sekretaris  komunitas,  pratikan SMPS saudara Robertus Bani pindah ke malang, di ganti  dari SMPS dan SMPP saudara Kristianus Gantri dan Suadara Marianus Fridolin , anak dalam panti 18 anak dan di luar panti 10 anak.

Tahun 2020 Br. Agustinus Bouk selaku pimpinan Komunitas. Mendapat perutusan baru menjadi pendamping calon Bruder di Malang sementara pimpinan komunitas Ende di ganti Oleh Bruder Oferus Kehi, ALMA,  Br. Saverius Gampu selaku Sekretaris, Br. Adrianus Wuwur selaku bendahara komunitas, saudara Andreas Memang kembali ke Malang,  pratikan dari SMPS dan SMPP saudara Kristianus Gantri dan Saudara Marianus Fridolin, anak dalam panti 18 anak dan di luar panti 7 anak

Tahun 2021 Br. Oferus Kehi, ALMA, selaku pimpinan Komunitas. Br. Saverius Gampu selaku Sekretaris, melanjutkan studi di STIKES Ende maka Sekretaris komunitas di ganti oleh Br. Thomas Sinema Ziliwu,  Br. Adrianus Wuwur Selaku bendahara, pratikan dari SMPS dan SMPP saudara Kristianus Gantri dan Saudara Marianus Fridolin dan calon br. Sebanyak 4 Orang dan praktikan SMPS 1 orang Falentinus Dheno jadi pengasuh saat itu ada 11 orang, anak dalam panti 20 anak dan di luar panti 7 anak

Pertengahan Tahun 2022 Br. Oferus Kehi, ALMA, selaku pimpinan Komunitas. Br. Saverius Gampu di utus ke Malang bersama,  Br. Adrianus Wuwur Selaku bendahara, maka bendahara baru di ganti oleh Br. Inosensius Wuli, ALMA, Br. Thomas Sinema Ziliwu selaku sekretaris Komunitas,  pratikan dari SMPS dan SMPP saudara Kristianus Gantri, Marianus Fridolin dan saudara Falentinus Dheno.  calon br. Sebanyak 4 Orang melanjutkan pembinaan di Malang , dan mendapat satu tambahan Br. Yakni Br. Yasintus Opat ALMA Dan Calon Br. Saudara  Adrianus seran, jadi pengasuh saat ini ada 8 orang, anak dalam panti 22 anak dan di luar panti 7 anak.

Tahun 2023 Br. Oferus Kehi, ALMA, selaku pimpinan Komunitas. Bendahara Komunitas Br. Inosensius Wuli, ALMA, Br. Thomas Sinema Ziliwu selaku sekretaris Komunitas,  pratikan dari SMPS dan SMPP saudara Kristianus Gantri, Marianus Fridolin dan saudara Falentinus Dheno. Saudara Adrianus Seran. melanjutkan pembinaan di Malang , Br. Yasintus Opat ALMA sebagai pengasuh jadi pengasuh saat ini ada 7 orang, anak asuh dalam panti 22 anak dan di luar panti 7 anak.